Memberi Keputusan

Allah SWT yang mencipta segala-galanya. Segala yang terlihat dan tidak terlihat dicipta oleh Allah SWT. Allah SWT mencipta makhluk adalah untuk ujian bagi manusia supaya mengenal Allah SWT. Allah SWT menjadikan semua makhluk dengan qudrat Allah SWT. Mati dan hidup semua di tangan Allah SWT. Keadaan-keadaan yang wujud di antara hidup dan mati semua Allah SWT yang mewujudkan. Apa yang berlaku dalam semua kehidupan makhluk bergantung dengan qudrat Allah SWT. Apa yang wujud semua dari Allah SWT, ikhtiar manusia juga dari qudrat Allah SWT dan bukan usaha manusia.

Terbentuk kehidupan dan kemusnahan, kebaikan, keburukan bukan bergantung pada makhluk atau asbab tetapi bergantung kepada qudrat Allah SWT. Oleh itu Allah SWT telah hantar nabi-nabi untuk memahamkan kepada manusia supaya menjalani kehidupan ini mengikut kehendak Allah SWT.  Begitulah semua 124 ribu nabi diutus ke muka bumi ini supaya menyeru manusia kepada beriman kepada Allah SWT.  Begitulah seterusnya dakwah Nabi Besar SAW.

Baginda Nabi Muhammad SAW menyeru bahwa semua keadaan yang wujud datang daripada qudrat Allah SWT.  Apa yang berlaku dan sedang berlaku serta apa-apa yang akan berlaku semuanya datang dari Allah SWT. Inilah dakwah nabi-nabi termasuk Nabi SAW bahwa kejayaan manusia bukan bergantung kepada apa yang diusahakan oleh manusia tetapi bergantung kepada apa yang ditetapkan oleh Allah SWT. Kelemahan manusia ialah yakin manusia terkesan dengan apa yang dilihat memberikan manfaat dan mudharat. Sebenarnya kesan manfaat dan mudharat pada asbab itu bukan dari makhluk tersebut tetapi Allah SWT yang memberi kesan. Makhluk itu sebenarnya tidak dapat berbuat apa-apa. Para Ulama memberi contoh mengenai bola lampu dan kabel listrik, sebenamya benda itu tidak dapat mengeluarkan cahaya tetapi arus listrik dari generator listrik. Begitulah semua apa yang kita lihat, kebaikan dan keburukan datang dari qudrat Allah SWT. Begitulah dakwah Para Anbia menyeru manusia kepada zat dan qudrat Allah SWT.

Hari ini apabila umat telah tinggalkan dakwah, maka yakin umat dan fikiran umat rusak. Semua ini berawal dari pembicaraan yang salah dan tidak lagi membicarakan kebesaran Allah SWT. Syaitan datang untuk membawa kita menjadi orang yang didakwahkan kepada perkara bathil. Inilah pembicaraan rata-rata orang Islam di seluruh dunia dimana mereka tidak lagj berbicara tentang kebesaraan Allah SWT, sebaliknya membicarakan kehebatan dunia. Dengan ini manusia yakin pada benda atau asbab yang dibicarakan dan tidak lagi terkesan dengan kekuasaan dan qudrat Allah SWT. Oleh itu kesesatan telah merata di seluruh dunia.

Sesungguhnya kehidupan manusia bukan tebentuk dari harta benda, tetapi kehidupan manusia terbina dengan iman dan amal. Untuk keselamatan dan keamanan usaha atas iman perlu diadakan dimana manusia akan benar-benar yakin terhadap zat dan qudrat Allah SWT. Allah SWT yang memelihara rezeki seluruh makhluk termasuk diri kita. Dalam pembinaan iman, jangan campur-adukkan dengan ghairullah.

Melalui usaha dakwah Allah SWT akan kembangkan hidayah ke seluruh alam. Melalui dakwah manusia kepada kebesaran Allah SWT, maka Allah SWT akan masukan dalam diri orang yang membicarakan kebrsaran Allah SWT. Begitu juga jika kita dakwahkan kehidupan suci murni Nabi SAW, orang itu akan dapat mengamalkan sunnah-sunnah Nabi dan kehidupan sunnah akan tcrsebar. Oleh itu kita perlu membentuk iman supaya wujudkan suasana iman bukan saja di mohala kita tetapi di seluruh alam.

Apabila kita tinggalkan dunia ini dalam jazbah orang yang hidupkan usaha Nabi, maka kita akan dibangunkan di hari akhirat bersama Nabi SAW.  Oleh karena itu asas kerja kita perlu usahakan kerja Nabi. Kerja Nabi tidak perlukan harta dan benda tetapi keinginan dalam hati. Jadikan risau dan fikir seperti fikir risau Nabi SAW. Apabila pembicaraan mengenai kebesaran Allah SWT telah umum, maka Allah SWT akan wujudkan isti’dat kepada seluruh umat untuk mengamalkan keseluruhan agama. Allah SWT sendiri akan wujudkan agama di seluruh alam.  Oleh itu, kita perlu bergerak membuat kerja Nabi diseluruh alam.  Kita perlu bertaubat bersungguh-sunggun kerana tidak menjadikan fikir Nabi SAW sebagai fikir kita dan tidak menjadikan maksud hidup Nabi SAW sebagai maksud hidup kita.

Kita perlu yakin dengan janji Allah SWT.  Allah SWT berfirman, “wahai orang beriman, sesiapa yang membantu agama Allah, Allah akan membantu kamu”. Allah SWT akan bertindak mengikut sangkaan manusia. Kita perlu berhajat kepada Allah SWT, kita perlu selalu menuju kepada Allah SWT. Kita perlu senantiasa mendengar pembicaraan iman, perlu memberi keputusan untuk menghidupkan kerja Nabi ke seluruh alam hingga akhir hayat kita.

About Mariana City

What Do You Need, I Present To You
This entry was posted in Religi. Bookmark the permalink.

One Response to Memberi Keputusan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s